Rabu, 22 Juli 2026

Rencana Akhir Hayat yang Kutulis di Kedai Kopi

Rencana Akhir Hayat yang Kutulis di Kedai Kopi
Wheatfield with Crows by Van Gogh Trigger Warning: Tulisan ini mengandung informasi yang berkaitan dengan topik sensitif. Baca kembali judul unggahan ini. Pastikan hatimu kuat dan tenang. Engkau tahu betul kapasitas tubuh, hati, dan kepalamu. Jadi, bijaksanalah. Aku telah menentukan di mana pusaraku a…

Minggu, 05 Juli 2026

Kembali ke Bali

Kembali ke Bali
Beberapa bulan setelah pengalaman Bali pertamaku, akhirnya kaki ini kembali menyentuh pasir pantai di Pulau Dewata. Jika sebelumnya aku melancong sendirian dengan dalih merayakan ulang tahun sekaligus  menikmati Nyepi pertama, kali ini aku memesan tiket untuk berlibur dengan seorang teman. Billy nam…

Minggu, 12 April 2026

Pada Sebuah Perang

Pada Sebuah Perang
Pada sebuah perang panjang, Kujang dan nuklir masih mengamini tuan Untuk memerangi tubuh seorang yatim yang sedang melantunkan ode ihwal deru napasnya sendiri Sebuah rajah mekar ranum di tangannya; tanah paling suci Landasan telapak welas asih Kuburan kekasihnya sendiri Pertama, sebuah kitab Penawar rasa sep…

Sabtu, 04 April 2026

Bertemu Billy Kembali

Bertemu Billy Kembali
Portrait of Dr. Gachet by Van Gogh Minggu lalu, saya bertemu Billy setelah sekian lama dipisahkan jarak. Entah sudah berapa lama kami tidak bersua, mungkin lebih dari setahun. Namun setiap kali bertemu, rasanya seperti tidak pernah ada jeda di antara kami. Tidak ada canggung yang tumbuh karena waktu…

Sabtu, 28 Maret 2026

Tiga Puluh, Tiga Satu

Tiga Puluh, Tiga Satu
Van Gogh Museum Umur tiga puluh saya sudah mencapai garis akhir. Tanpa perayaan besar atau teriakan lagu ulang tahun. Saya menamatkan umur itu dengan segala tenaga yang tersisa; tertawa sesekali agar tidak gila, menangis beberapa waktu supaya hati ini tidak nyeri. Hidup saya hanya dipenuhi dengan pe…